Player development, team style, scouting, and the decisions behind the numbers.

Setelah delapan pekan Super League 26/27, papan atas klasemen jauh lebih rapat daripada di titik yang sama musim lalu. Tapi apakah liganya benar-benar makin kompetitif? Di tulisan ini kami membandingkan dua musim di titik yang sama: seberapa rapat persaingan di puncak, apakah gol bertambah, dan bagaimana cara tim bermain berubah. Semua angka berasal dari skor dan statistik tim pertandingan Super League 25/26 dan 26/27 hingga 1 November 2026. Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.
Read the story
Musim 25/26, Geylang International finis di peringkat 6 dari 8 tim Singapore Premier League (SPL). Enam laga memasuki musim 26/27, mereka berada di puncak klasemen tanpa kekalahan. Kami ingin tahu apa yang berubah: siapa yang datang ke skuad, seberapa besar nilai skuadnya naik, dan di mana perubahan itu terlihat di lapangan, dari lini belakang, kiper, sampai lini depan. Angka pertandingan berasal dari data event SPL 25/26 dan 26/27 hingga 1 November 2026; nilai pasar dari Transfermarkt. Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.

Bali United memulai Super League 26/27 dengan gaya yang sangat dominan: mereka paling banyak memegang bola dan paling banyak mencetak gol. Tapi gaya menyerang seperti ini punya harga. Di tulisan ini kami melihat sisi serangan Bali, bagaimana mereka menempatkan pemain di lapangan, lalu di mana lawan bisa melukai mereka. Semua angka berasal dari skor, statistik tim dan posisi rata-rata pemain di Super League 26/27 hingga 1 November 2026. Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.

Teppei Yachida bergabung dengan Bali United di paruh kedua Super League 25/26 dan langsung produktif. Musim ini, setelah delapan pekan, ia menjadi pencetak gol terbanyak Bali. Tapi apa yang sebenarnya berubah dalam permainannya? Di tulisan ini kami melihat produktivitasnya musim lalu, gol-golnya musim ini lewat peta tembakan dan expected goals (xG), lalu tiga angka yang membaik dan satu yang justru turun. Semua angka berasal dari statistik pertandingan Super League 25/26 dan 26/27 hingga 1 November 2026. Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.

Lion City Sailors memenangi lima laga beruntun antara 11 dan 29 Oktober 2026, di Singapore Premier League (SPL) dan AFC Champions League Two (ACL Two). Bek tengah Hugo Gomes bermain di empat di antaranya dan mencetak tiga gol. Di tulisan ini kami melihat dari mana gol-gol itu datang: seberapa penting golnya, seberapa tinggi ia bermain, seberapa banyak ia ikut membangun serangan, dan apakah semua itu membuatnya lengah saat bertahan. Semua angka berasal dari data event SPL dan ACL Two 26/27, dan hanya mencakup empat laga tersebut (343 menit). Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.

Antara 11 dan 29 Oktober 2026, Lion City Sailors memainkan lima laga di Singapore Premier League (SPL) dan AFC Champions League Two (ACL Two), dan memenangi semuanya. Hasilnya terlihat meyakinkan, tetapi kami ingin tahu apa yang ada di baliknya: seberapa jauh mereka mendominasi tembakan, seberapa jarang lawan mendekati gawang mereka, di area mana mereka menghabiskan waktu, dan bagaimana rencana mereka berubah saat bertandang ke Adelaide. Semua angka berasal dari data event SPL dan ACL Two 26/27 hingga 29 Oktober 2026. Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.

Persib Bandung mengalahkan Melbourne Victory 2–0 di matchday 3 grup ACL Two, 28 Oktober 2026. Laga ini terasa berbeda: Persib tenang, rapi, dan hampir tidak memberi Melbourne peluang bersih. Di tulisan ini kami memeriksa apakah perasaan itu didukung data: seberapa sedikit Melbourne mengancam, seberapa bersih Persib bermain, dan peran tiga gelandang yang baru pertama kali bermain bersama musim ini. Semua angka berasal dari data event ACL Two dan Super League 26/27 hingga 28 Oktober 2026. Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.

Tujuh laga memasuki Super League 26/27, pola serangan lawan Persik Kediri mulai terlihat jelas: mereka lebih sering datang lewat sisi kanan pertahanan Persik. Di tulisan ini kami mengukur seberapa besar kecondongan itu, membandingkannya dengan tim lain dan dengan musim lalu, lalu mencari penyebabnya di posisi empat bek Persik. Semua angka berasal dari data event dan heatmap pertandingan Super League 25/26 dan 26/27 hingga 26 Oktober 2026. Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.

Ciro Alves baru tiga kali tampil untuk Java United di Super League 2026/27: dua kali dari bangku cadangan dan satu kali sebagai starter, total 133 menit. Dalam waktu sesingkat itu, winger Brasil berusia 37 tahun ini sudah terlibat langsung di setiap gol Java selama ia berada di lapangan. Di tulisan ini kami membedah dampaknya: kontribusi gol, seberapa cepat ia berpengaruh setelah masuk, di mana ia bermain, dan bagaimana Java menyerang saat ia ada di lapangan. Semua angka berasal dari data event pertandingan Super League 26/27 hingga 24 Oktober 2026. Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.

Musim ini Persib Bandung bermain di tiga kompetisi sekaligus: Super League, AFC Champions League Two, dan ASEAN Club Championship. Oktober menjadi ujian terberat untuk pelatih Igor Tolić: enam laga dalam 18 hari. Di tulisan ini kami membedah apa yang terjadi di bulan itu: angka-angka Persib justru naik, tapi cara mereka menang menyimpan peringatan. Semua angka berasal dari data event pertandingan musim 26/27 hingga 25 Oktober 2026. Geser untuk melihat ceritanya, dan baca terus untuk metode di balik setiap grafik.